Jumat, 13 Juni 2008

AWAS PELET (Sihir Mahabbah)

Berbicara tentang hal2 terkait dg asmara antara lelaki dg perempuan, seperti tak ada habis2nya. Terlebih saat ini, ketika zaman telah ramai dg segala perangkat yg mengeksploitasi nafsu manusia. Pendek kata, ini adalah zaman ketika syahwat diaduk2 hingga menjadi panas, melalui tontonan, buku, internet, dan cara2 lainnya.
Seringkali, seorang laki2 bisa jatuh cinta pada perempuan karna sebab2 tertentu. Sebaliknya juga sama, perempuan juga bisa jatuh cinta pada laki2 pujaannya. Nah, untuk urusan cinta mencinta inilah, banyak orang mengambil jalan yg salah. Terutama bila cintanya bak gayung bersambut. Akhirnya mereka mengambil jalan pintas. Dengan cara potong kompas untuk mendapatkan "target yg diincarnya".
Hal yg sama juga bisa terjadi pada pasangan yg sudah menikah. Katanya, untuk mendapatkan cinta dari pasangannya itu, biar awet cintanya dsb. Yg lebih kacau adalah, pasangan yg sudah menikah berusaha menggaet pasangan orang lain. Maka terjadilah perselingkuhan yg kini terjadi dimana2.
Cara pintas yg biasa mereka lakukan adalah pergi ke tukang sihir. Kepada tukang sihir itu mereka menyampaikan keinginannya. Mereka seperti tidak perduli, bahwa tindakan tersebut jelas2 merusak akidah (iman), yg menjerumuskan mereka ke jalan kemusyrikan.
Bentuk dan hal2 yg berhubungan dg sihir mahabbah atau sihir cinta atau pelet ini banyak sekali. Seorang ulama dan pakar terapi gangguan sihir atau syetan dari Timur Tengah, Syeikh Abdussalam Bali, mengetengahkan hal itu secara panjang lebar dalam buku nya' Ash-Shaarim al-Battar fit Tashahadi lis Saharatil Asyraar'
Kemusyrikan menggunakan sihir pemikat sangat jelas disabdakan Rasulullah SAW "sesungguhnya jampi2, jimat penangkal dan guna2 adalah kemusyrikan". (Hadist riwayat Ahmad (I/31) Abu Dawud (3883), Al Hakim (4/418), dan disebutkan oleh Al-Albani di dalam Ash Shohihah (No.331)
Kata 'jampi2' dalam hadist diatas, yg dilarang menurut ulama, adalah jampi2 yg mengandung permohonan bantuan kepada jin, syetan dan sejenisnya yg termasuk ke dalam kemusyrikan. Seperti dijelaskan Rasulullah dalam hadist yg lain, " tidak mengapa dg ruqyah selama tidak berupa kemusyrikan." (HR. muslim).
Ibnu Katsir berkata, " At-tilawah (guna2) adalah sihir atau sejenisnya yg dilakukan oleh para perempuan supaya tetap dicintai suaminya". Tentu, hal serupa juga bisa dilakukan oleh seorang laki2. Nabi Shallallahu' alaihi wassallam memasukkan perbuatan ini ke dalam kategori kemusyrikan karena mereka meyakini bahwa guna2 inilah yg mempengaruhi dan melakukan kebalikan apa yg telah ditentukan Allah. (An Nihayah I/200).


GEJALA SIHIR MAHABBAH
Secara lahiriah pada batas tertentu, sihir mahabbah bisa dilihat gejalanya. Syeikh Abdussalam Bali menuturkan berikut diantaranya :
  1. Asmara dan cinta yg berlebihan
  2. Keinginan yg sangat vesar untuk melakukan hubungan seksual
  3. Tidak dapat menahan rasa cinta kepada seseorang yg dicintainya
  4. Mabuk kepayang untuk melihat orang yg mencintainya
  5. Mentaati dia sepenuhnya

Kelima kondisi tersebut merupakan indikasi yg dimungkinkan terjadi karena seseorang terkena sihir mahabbah. Terutama pada poin kelima, dimana lantas karena rasa cintanya, seseorang menuruti apa saja kemauan orang yg dicintainya itu. Untuk mengetahuinya, bisa dilihat gejala buruknya, misalnya, dalam hal ibadah menjadi malas. Selain itu dg cara diruqyah insya Allah akan terlihat.

BAGAIMANA TERJADINYA SIHIR MAHABBAH?

Dalam kehidupan rumah tangga, tidak jarang antara suami dan istri berselisih paham. Kondisi ini bisa menimbulkan percekcokan, pertikaian, bahkan mungkin perceraian. Kondisi seperti ini, juga menjadi salah satu celah bagi syetan untuk menunggangi permasalahan cinta dan benci dalam sebuah rumah tangga.

Repotnya, para pasangan itu sendiri justru bukannya sadar dengan bisikan dan godaan syetan itu, malah sebaliknya, mereka meminta bantuan para tukang sihir untuk menyelesaikan permasalahan dalam rumah tangga mereka. Keadaan seperti ini sudah sering terjadi dimana2.

Padahal ada "sihir" yg halal, yg bisa dilakukan para perempuan itu. Bahkan "sihir" itu diperintahkan dalam islam, yaitu berhias untuk suami, mempercantik diri untuk suami, berkata baik, bersikap lembut dan berbagai perangai baik yg bisa meluluhkan hati suami.

Bila itu dilakukan, maka para suami berkewajiban memperlakukan para istrinya dg baik, memberi makan, memberi pakaian, tempat tinggal, menjaga dari bahaya yg mengancam rasa aman. Meskipun, seorang istri juga berhak mendapatkan suaminya dalam keadaan bersih, segar, tidak bau, tidak berlaku kasar. Begitulah islam mengajarkan, betapa di balik hubungan suami istri ada rasa tanggung jawab keislaman yg lebih besar.

Ironisnya, jika kita perhatikan masyarakat kita sekarang ini, kita temukan kontradiksi yg aneh. Kita lihat wanita berhias dg hiasan yg paling menarik, memakai pakaian dan perhiasan sedemikian rupa, dan keluar dg dandanan yg seronok seperti perempuan pada hari pernikahannya. Namun setelah kembali ke rumah, semua kecantikan dan dandanan yg dipertontonkan kepada orang lain di luar rumah itu, tidak terlihat sama sekali di hadapan suaminya di rumah.

Ada perempuan yg pergi ke tukang sihir untuk melakukan sihir (guna2) agar suaminya tetap mencintainya. Tindakan itu tentu karena lemahnya agama wanita tersebut atau karena ketidak tahuannya bahwa tindakan itu haram dan tidak dibolehkan agama.

Perasaan cemburu wanita bahwa suaminya akan menikah lagi, padahal perbuatan ini dibolehkan dalam syariat dan harus diterima dg ikhlas juga bisa memicu mereka untuk melakukan sihir mahabbah. Zaman sekarang, terutama karena pengaruh media masa yg merusak, telah menancapkan dalam benak mereka, bahwa jika suaminya menikah lagi, itu pertanda bahwa suaminya tidak mencintainya. Ini adalah kesalahan fatal, karena ada banyak faktor yg mendorong seorang suami menikah lagi padahal ia masih mencitai istri pertamanya.

Diantara pendorong itu misalnya, keinginan untuk punya banyak anak, tidak bisa menahan keinginan seksualnya pada saat istrinya sedang haid atau nifas atau keinginannya untuk mempererat hubungan dg keluarga tertentu, dll.

Untuk mengerjakan guna2 ini, biasanya tukang sihir meminta darinya salah satu benda bekas pakai orang yg akan diguna2i. Misalnya sapu tangan, peci, atau kain yg mengandung keringatnya. Yakni bukan yg baru atau sudah dicuci. Tapi yg sudah dipakai, kemudian diambil beberapa benangnyalalu dihembus dan dibuat buhul2 sihir padanya. Kemudian diperintahkan agar benang2 sihir tersebut ditanam ditempat yg jauh atau dikerjakan sihir dalam air atau makanan.

Sihir yg paling dahsyat adalah yg dibuat dari benda2 najis terutama darah haid. Kemudian diperintahkan agar diletakkan di makanan, minuman, atau wewangian suaminya.

Adapun bagi perempuan atau laki2 yg ingin menggaet mangsanya karena telah jatuh cinta, banyak juga yg telah melakukan cara sihir. Mereka bisa datang ke para tukang sihir, lalu meminta dibuatkan sihir untuk mahabbah, dg berbagai cara. Ada yg melalui makanan, minuman, permen, atau benda2 lainnya.

AKIBAT BALIK DARI SIHIR MAHABBAH

Meskipun segala upaya mereka lakukan untuk mendapatkan cinta melalui bantuan tukang sihir, tidak selalu sihir itu berhasil. Justru tidak jarang yg terjadi justru malah sebaliknya. Beberapa kondisi berikut sering terjadi pada mereka yg melakukan sihir mahabbah.

  1. Kadang2 suami sakit karena sihir ini. Syeikh Abdussalam Bali mengatakan, " saya mengetahui ada seorang laki2 yg sakit 3 tahun karena sihir ini."
  2. Kadang2 justru sihir itu berbalik, sehingga suami membenci istrinya. Ini akibat ketidak tahuan kebanyakan tukang sihir akan dasar2 sihir
  3. Kadang2 istri mengerjakan sihir ganda kepada suaminya dg tujuan agar dia membenci setiap wanita dan hanya mencintai dirinya saja. Akibatnya sang suami membenci ibu, saudara perempuan, bibi2nya dan semua wanita yg ada hubungan kekerabatan dengannya.
  4. Namun tak jarang pula sihir ganda tersebut berbalik sehingga sang suami membenci semua wanita termasuk istrinya. Kondisi itu pernah ditemui Syeikh Abdussalam Bali. Ia mengisahkan " saya mengetahui orang yg mengerjakan sihir ini sehingga sang suami membenci dan menceraikan istrinya, kemudiansang istri pergi ke tukang sihir lagi untuk membatalkan sihirnya, tetapi wanita itu dikejutkan oleh kematian tukang sihir". Ini seperti pepatah" siapa yg menggali lobang untuk menjerumuskan saudaranya, maka dia juga akan jatuh kedalamnya".

Narasumber: Tim Majalah Ghaib

1 komentar:

infogue mengatakan...

Artikel di blog Anda sangat menarik dan berguna sekali. Anda bisa lebih mempopulerkannya lagi di infoGue.com dan promosikan Artikel Anda menjadi topik yang terbaik bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!



http://18-thn.infogue.com/awas_pelet_sihir_mahabbah_