Jumat, 06 Juni 2008

Atas Nama Cinta

Atas nama cinta kita memang harus berpisah dan memang itulah yg terbaik untuk kita. Untuk apa mempertahankan kebersamaan ini, Kalau keseharianku kerap ku isi dengan sejuta kecemburuan yg akhirnya berpuncak pada keputus asaan. Ya..... atas nama cinta kita memang harus berpisah kita tak mungkin terus2an begini kan???. Meskipun itu aku lakukan atas nama cinta, Aku melirikmu sekilas. Ada kegetiran yg menumpang lewat di sudut hatiku. Aku masih mengagumi mata hatimu. tubuh jangkung dan senyummu pun begitu enggan ku hapus dari keseharianku.
Tapi jangan memandangku dengan mata hatimu yg lembut itu, aku takut. Keberanianku untuk mengakhiri kebersamaan ini akan terbang. Sudah cukup lama aku menyiapkan keberanian ini, Kita harus berpisah itu saja. Aku masih mencintaimu tapi....aku takut, aku mengeluh!!! ungkapan cintamu pun sama persis dg nada setahun lalu, tulus dan terkesan gombal.
Kecemburuan adalah suatu yg manusiawi yg biasa hadir bagi pasangan yg bercinta. tapi..... keegoisanmu sungguh keterlaluan, keegoisanmu justru membuat aku bimbang dan tak pernah mempercayaimu.
Kamu ga pernah ngerti tentang aku, yg kamu punya rasa egois yg selalu ingin menang sendiri, tapi.... kenapa rasa cemburuku begitu besar sungguh itupun aku katakan atas nama cinta, tapi....aku tersiksa dg semua ini.
Setahun lebih kita jalani kebersamaan ini, aku ga tahan dg kebohongan, keegoisan selalu menjadi menu sehari2 ku. Kita jadi seperti orang asing. Cinta memang perlu dijaga. itu makanya atas nama cinta kita akhiri saja kebersamaan ini.
Kamu tahu aku terluka, mungkin persahabatan barangkali jalinan yg terbaik untuk kita, itu pun akan menjadi ikatan yang manis, yang tak perlu dibumbui dengan perasaan lain.
perpisahan adalah kesedihan yang amat manis, itu kata shakespeares menjalani hari2 tanpamu serasa ada yang hilang klu biasanya kita sering jalan bareng kali ini pun tak mungkin dilakukan lagi.
Sebenarnya aku sedih dg semua ini tapi sudahlah aku toh tak harus hidup dalam bayangan kebersamaan kita. Aku hanya bisa berharap kau akan berhasil, tiba2 aku merasa ada luka di suaraku, ada sakit, ada getar yg tersembunyi. Separuh hatiku sebenarnya terbawa olehmu bukan karna perasaan cinta itu, tapi karena kecewaku.
Tiba2 ingatanku tentang kmu datang lagi, aku merindukanmu, dadaku tiba2 terasa sesak bayangan gadis lain yg mendampingimu membuat aku kecewa. DEG!!!!!! Bayang wajahmu dan tatap matamu hadir di mataku, getar suaramu di akhir pertemuan itu seperti terdengar lagi, kamu sudah buat aku kecewa
Aku kembali terbayang wajahmu, kamu ga pernah percaya walau aku sayang kamu, mencintaimu setulus hatiku. Lama aku merenung semua yg telah terjadi padaku, tapi....entah kenapa aku semakin rindu padamu.
Rasa cemburu itu memang perlu dia membuat kita jadi lebih bermakna, dia membuat jalinan jadi mesra, sayangnya aku tak pernah merasakan cinta sejati, bahkan cemburumu pun belum pernah aku kecapi.
Hidup itu kadang kita buat mengada2, ya....akhirnya kita berpisah juga, Atas nama cinta aku masih merindukanmu, tapi jika ada gadis lain yg sudah mengisi keseharianmu, aku pun rela jaga dia dg cinta dan kebohonganmu.
Atas nama cinta biarlah waktu yg jadi penentunya.....

Tidak ada komentar: