M. MA'RUF HIDAYAH cowok 27 tahun itu memandang tepat di mataku, pandangan mata yg begitu polos, begitu tulus, tapi begitu membuatku jengah, entah bagaimana dia selalu bisa menghujam bola mata ini setiap kali dia menatap ku
M. MA'RUF HIDAYAH cowok yg kukenal 2 tahun lalu, aku ingat betul saat pertama kali bertemu di rumah, saat itu secara tidak sengaja kami berkenalan. Dengan hati2 dia mengulurkan tangan, ketika tangan kami bersentuhan ada getaran aneh yg kurasakan, aku memberanikan diri menatap wajahnya, dia balas menatapku untuk beberapa detik kami bertatapan, mungkin saat itulah aku mulai jatuh cinta.
MA'RUF cowok manis sikapnya begitu natural dan spontan, hubungan kami diwarnai dg kejutan2 yg selalu baru, tapi sekarang....aku terlalu menyayangimu, dan aku tidak pernah ingin menyakitimu.Tapi....sekarang aku sudah ga tahan lagi, sudah terlalu aku berada dalam ketidak pastian ini, aku harus pergi darimu.
Maafkan aku, aku chayank kamu dan perasaan ini ga berubah sampai sekarang tapi...kita sudah ga bisa bersama lagi, air mata yg paling q benci ini mulai mengalir dari pelupuk mataku.
Terlalu banyak perbedaan diantara kita, aq ga bisa masuk ke dalam duniamu, seperti halnya kamu yg ga bisa masuk ke dalam duniaku, maafkan aku ini bukan keinginanku, aku menatapnya dalam2. Aku harap ini terakhir kalinya kita bertemu, sudah beberapa bulan ini aku menunggu terwujudnya harapan semu diantara mimpi dan realita.
Aku telah membohongi orang lain hanya karna takut menerima kenyataan, aku menutupi kenyataan yg pahit dg mimpi yg manis, padahal aku tahu mimpi itu takkan pernah jadi nyata. Carilah gadis yg selalu menyayangimu lebih dari aku, gadis yg dunianya sama dg sama dg duniamu, kita buka lembaran baru, akhirnya kata2 itu aku ucapkan walaupun aku tidak yakin dg perasaanku, ketika tubuhku terasa ringan, saat itulah aku mengambil langkah terberat dalam hidupku. Langkah untuk meninggalkanmu.
Dalam benak ku, kenangan manis itu hadir satu persatu, kenangan2 yg tak mungkin terulang lagi, sejenak aku menoleh ke belakang memandang wajahmu, Ingin rasanya aku berlari kembali memelukmu erat2, tapi...itu semua tak bisa aku lakukan, melihatmu saja sudah membuatku sakit..sakit.....sekali,
Seorang teman pernah mengatakan padaku bahwa cintayg bertepuk sebelah tangan tidak lebih sakit dibandingkan cinta yg berbalas tapi ga pernah bersatu. Dulu aku mengejeknya sok romantis tapi...sekarang aku benar2 tahu makna kata2 itu, setidaknya bila cintaku bertepuk sebelah tangan, hanya aku yg merasa terluka yg entah sampai kapan bisa pulih.
Semoga kamu selalu bahagia, aku harap kamu mendapatkan cinta sejai yg tidak akan pernah meninggalkanmu seperti aku meninggalkanmu. Angin sore berhembus semilir, mangalirkan langkah kaki menuju tempat yg sesungguhnya, dg mata nanar. Aku menatap pemandangan dihadapanku yg semakin lama semakin kabur...
Aku masih disana memeluk batu bisu....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar