Sabtu, 14 Juni 2008

Memory 16 November

Dua hati menyatu pada 16 November 2006
Untuk selamanya
Wahai kau tersayang
Rembulan merah diantara malam
Cahaya mentari yg terang menghangatkan
Yang terbit diantara pagi dan siang
Ku undang kau wahai kesunyian senja
Tuk mengetuk pintu hati, sepi...
Dendangkan lagu cinta
Dalam irama, terlena asmara
Seribu kalimat terucap
Tanpa sadar satu kata tlah hilang
Satu huruf terbuang
Biar aku cari dalam mimpi panjangku
Aku telah menggapai asa
Hati melagut, hening......
Ada bayang di balik hitam
Terbaca kabur tak terlukiskan
Sambut tanganku dg tangan kekarmu
Cium keningku dg kehangatan nafasmu
Biar aku terbangun,
Menatap bahwa esok terguris namamu
Dalam setiap hembusan nafasku...

Tidak ada komentar: